Jenis parfum apapun yang anda beli di toko atau online store memiliki bahan dasar yaitu ‘esensi parfum / biang parfum’, inilah yang sebenarnya membuat beragam aroma. Esensi parfum adalah kombinasi dari minyak esensial (kayu cedar, lemon/fruity, cendana dll), absolut (melati, mawar, floral), ekstrak hewan (musk, ambergris) dan pewangi sintetis.

Pada esensi parfum ini sebenarnya tidak terlalu atraktif bagi banyak orang dan dalam beberapa kasus sebenarnya tidak menarik sama sekali bagi sebagian orang. Karena minyak esensi parfum bersifat konsentrat, sehingga perlu dilarutkan dan dicampur dengan berbagai kombinasi esensi wangi yang unik lainnya dan ini dilarutkan dengan alkohol dan air.

Parfum saat ini hadir dalam berbagai bentuk dan memiliki banyak merk dan wangi yang berbeda tetapi yang akan kita bahas mengenai Perbedaan antara Perfume, Eau de Perfume, Eau de Toilette, Cologne / Body Mist disini umumnya empat kategori utama adalah sebagai berikut :

Perfume

Parfum original yang Anda lihat di toko bukanlah produk esensi parfum murni saja. Namun jenis Perfume itu adalah minyak wangi yang paling terkonsentrat dari semua pilihan produk wewangian dan umumnya ini adalah jenis Produk yang paling mahal yang ditawarkan bagi calon konsumen. Perfume cenderung sedikit lebih berminyak/kental dan biasanya akan mengandung 20-50% ekstrak parfum murni. Karena memiliki konsistensi cairan yang sedikit lebih kental serta lebih berminyak. Produk Perfume cenderung dijual dengan ‘botol sumbat’/roll on dan bukan botol dengan tutup semprotan/spray. Karena sifat cairan yang terlalu tebal untuk disemprotkan ke tubuh (terlalu banyak cairan esenses yang dikeluaran).

Namun persentase ekstrak parfum murni belum tentu menjadi patokan dalam menentukan kualitas parfum. Seperti disebutkan ada banyak minyak esensial yang Anda tidak ingin terlalu tampil beraroma yang menyengat. Beberapa wangi Musky dan Ambergris yang asli memang memiliki harga jual yang tinggi dan mungkin dengan aroma kurang menyenangkan/menarik bagi orang lain, jadi jika per mililiter dapat secara signifikan meningkatkan harga sebuah produk parfum, tetapi Anda mungkin tidak akan menginginkan pengeluaran harga yang lebih dari setetes esenses yang berkelas itu, melainkan telah tercampur dengan beragam esensi top dan middle note dan kualitas yang bagus dari base note pada sebuah produk Perfume sanggup bertahan berhari-hari pada media yang disemprot.

Eau de Perfume / (EDP)

Produk Parfum berjenis Eau de Perfume menggunakan esensi parfum yang sama tetapi lebih sedikit dan lebih banyak bercampur alkohol dan air. Ini berarti aromanya sedikit lebih ringan dan biasanya tidak berlangsung lama antara 5-8 jam, tetapi karena banyak produk wewangian menjual Eau de Perfume maka banyak yang menganggap Eau de Parfume lebih dikenal konsumen. Tentu saja dengan harga yang bervariasi tergantung kualitas dari esenses yang digunakan. Biasanya akan terdapat 10-20% esensi parfum pada produk Eau de Perfume. Parfum ini banyak dijual dalam botol semprotan/spray, gunakan Parfum pada tubuh yang bebas dari keringat saat sehabis mandi agar wangi bertahan lebih lama.

Eau de Toilette

Perbedaan antara Perfume, Eau de Perfume, Eau de Toilette, Cologne / Body Mist selanjutnya adalah jenis wewangian Eau de Toilette masih lebih ringan dan biasanya dijual dalam botol semprot/spray. Ringannya membuatnya lebih cocok untuk disemprotkan secara lebih bebas, kandungan alkohol yang tinggi berarti itu tidak akan bertahan lama. Umumnya versi ini adalah yang paling disarankan untuk digunakan sehari-hari karena wangi lebih sedikit terkonsentrat dan sanggup bertahan 3-5 jam. Biasanya akan ada 4-15% esensi parfum murni pada jenis Eau de Toilette.

Eau de Cologne / Cologne

Cologne adalah singkatan dari ‘eau de Cologne’ dan merupakan kata Perancis untuk kota Köln di mana aroma tertentu pertama kali diperdagangkan untuk Eropa dari kota itu, maka saat abad pertengahan disebut minyak wewangian dari Cologne. Ada campuran wewangian tertentu yang termasuk dalam kategori khusus ini ‘eau de cologne’, yang sangat ringan, segar beraroma fruity dan mengandung minyak esensial, seperti lemon, bergamot, orange. Eau de Cologne juga mengandung minyak esensial floral seperti lavender, jasmine dan mawar.

Namun perkembangan belakangan ini, Eau de Cologne atau Cologne juga digunakan untuk menentukan versi parfum yang paling ringan seperti jenis Body-mist. Biasanya menggunakan hanya 2-5% esensi parfum. Meski hal ini jarang digunakan dalam jenis parfum mahal, disamping itu Eau de Cologne cenderung lebih digemari oleh para remaja dan orang yang tidak ingin mengeluarkan budged lebih untuk menikmati Parfum dengan ketahanan 1 – 2 jam.

Kurang lebih semoga artikel Perbedaan antara Perfume, Eau de Perfume, Eau de Toilette, Cologne / Body Mist ini dapat menentukan kebutuhan anda akan minyak wewangian yang sesuai kebutuhan dan budged. Saat ini PT. Aroma Prima Livindo senantiasa berusaha meningkatkan mutu dan kualitas untuk kebutuhan konsumen di Indonesia dan sebagian Asia, dengan menghadirkan produk-produk parfum yang berkualitas, menarik dan mengikuti zaman.