Bahan Membuat Parfum Original Alami Agar Tahan Lama

Dalam membuat parfum original dibutuhkan beberapa bahan mentah alami. Parfum sangat identik dengan aroma bunga-bungaan. Dalam proses pembuatan parfum, cukup membutuhkan waktu yang lama. Berbagai jenis parfum original ini butuh imajinasi tinggi dan keahlian khusus dalam menangkap kompleksitas dan keajaiban yang terdapat dari tumbuhan. Bunga-bunga ini paling sering dijadikan bahan mentah pembuat parfum:

1. Mawar

Sejak 3000 tahun lalu, mawar digunakan sebagai wewangian utama dalam sebuah parfum original. Tidak semua mawar dapat dijadikan bahan dasar pembuatan parfum. Hanya dua saja yang masuk kategori, Rosa Centifola yang tumbuh di Grasse dan Maroko dan Rosa Damascene yang tumbuh di Bulgaria dan Turki. Perlu diketahui juga, untuk mendapatkan satu pon esens aromanya saja, diperlukan sebanyak 2.5 ton bunga mawar.

 2. Jasmine atau Melati

Bunga jasmine atau melati berasal dari Persia dan Asia Tengah, kemudian dibawa ke Perancis sekitar tahun 1560 oleh para pelaut Spanyol. Bunga ini juga tumbuh subur di Mesir, Italia, Maroko dan India. Jika mawar butuh 2.5 ton dalam produksi satu pon esensnya, bunga melati hanya memerlukan 4000 kuntum saja. Pada tahun 1930an, hampir semua parfum memuat 10% esens jasmine murni. Namun saat ini, menurun hingga 1-2% saja.

3. Tuberose atau Sedap Malam

Merupakan tanaman asli dari Meksiko. Namun saat ini banyak ditanam di Perancis, Mediterania, Maroko, Taiwan dan Indonesia. Bunga ini sangat terkenal pada masa kejayaan Raja Louis XV.

 4. Narcissus

Berasal dari Pegunungan Alpen, bunga narcissus ini merupakan bahan mentah parfum original yang sangat mahal yaitu sekitar US$ 1/ponnya. Dan, perlu 1.200 pon narcissus untuk menghasilkan satu pon esensnya.

 5. Bunga Jeruk

Bunga jeruk ini berasal dari Cina Selatan. Seribu pon bunga jeruk akan menghasilkan satu pon esens yang disebut neroli.

 6. Lavender

Bunga Lavender hampir mirip dengan mawar namun tidak seromantis penampilan bunga mawar. Asal tumbuhan ini adalah dari wilayah selatan Laut Tengah hingga Afrika tropis dan ke timur hingga India. Tanaman ini juga menyebar di Kepulauan Canaria, Afrika Utara dan Timur hingga Eropa Selatan terutama Provence di Perancis Selatan. Saat ini, jarang digunakan dalam industri parfum modern, namun seringkali digunakan dalam pembuatan aroma higienis seperti deterjen dan sabun mandi.

 7. Ylang-ylang

Berasal dari Filipina, dan menyebar ke Kepulauan Comoro dan Madagaskar. Tidak hanya sebagai pembangkit keindahan dan kelembaban alam tropis, bunga ini juga merupakan simbol seducing.

Selain bunga-bungaan, masih ada beberapa tumbuhan lain yang juga dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan parfum original, misalnya daun, akar seperti cengkeh dan jahe, lumut termasuk pohon oak yang menghasilkan campuran aroma chypre, kayu sandalwood dari India, getah, damar, buah lemon, buah jeruk, buah anggur, buah citrus, buah vanili dan biji termasuk lada.